Minggu, 25 Desember 2011

MATERI PERUBAHAN SOSIAL

PERUBAHAN SOSIAL 




A.  Standar Kompetensi
1.      Memahami dampak perubahan sosial

B.  Kompetensi Dasar
1.1  menjelaskan proses perubahan sosial

C.  Indikator
1.      Mendeskripsikan devinisikan perubahan sosial
2.       Menjelaskan macam-macam teori tentang perubahan sosial
3.      Menggolongkan bentuk –bentuk perubahan sosial di masyarakat
4.      Menjelaskan faktor-faktor penyebab perubahan sosial
5.      Memberikan contoh-contoh perubahan sosial
6.      Mendeskripsikan faktor pendorong perubahan sosial
7.      Mendeskripsikan faktor penghambat perubahan sosial
8.      Siswa dapat menganalisis proses perubahan sosial
9.      Siswa dapat memberikan contoh perubahan sosial di masyara



MATERI



       Perubahan sosial adalah gejala perubahan dari suatu keadaan sosial tertentu menjadi keadaan sosial yang lain . Secara sosiologis , dapat dikatakan bahwa perubahan sosial akan selalu mengikuti suatu pola dan arah tertentu yang dapat dipelajari ,. Perubahan sosial dapat dilihat dari segi terganggunya kesinambungan diantara kesatuan sosial walaupun keadaanya relatif kecil . perubahan ini meliputi struktur , fungsi , nilai , norma , pranata , dan semua aspek yang dihasilkan dari interaksi antarmanusia , organisasi atau komunitas termasuk perubahan dalam hal budaya .


A.    PENGERTIAN  PERUBAHAN   SOSIAL
            Perubahan pasti terdapat disetiap masyarakat karena tidak ada satu pun masyarakat yang bersifat statis . Perubahan ytersebut dapat berupa nilai-nilai , pola-pola perilaku , organisasi susunan lembaga kemasyarakatan , lapisan-lapisan dalam masyarakat , kekuasaan dll . sehingga perlu ada batasan pengertian perubahan .
Definisi perubahan sosial menurut para ahli antara lain sebagai berikut :

  •      Selo Soemardjan , yaitu menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem ,termasuk didalamnya nilai-nilai sikap dan pola-pola  perilaku kelompok dalam masyarakat
  • .      Kingslay davis  , mengartikan bahwa perubahana sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi dalam masyarakat . Misalnya , timbulnya pengorganisasian buruh dalam masyarakat kapitalis telah menyebabkan perubahan-perubahan dalam organisasi politik dan ekonomi.

            Perubahan yang palingawal muncul adalah adanya kebutuhan setiap individu sebagai anggota masyarakat dalam menanggapi lingkungan . Hal itu mengakibatkan terjadinya interaksi masyarakat sosial antar individu , baik anatar warga masyarakat setempat maupun dengan warga masyarkat lain yang saling mempengaruhi .
            Secara umum , faktor- faktor yang mempengaruhi perubahan sosial adalah sebagai berikut :
1.     Rasa tidak puas terhadap keadaan dan situasi yang ada
2.     Timbulnya keinginan untuk melakukan perbaikan
3.     Kesadaran akan adanya kekurangan dalam kebudayaan sendiri sehingga berusaha untuk memperbaiki
4.    Adanya usaha untuk menyesuaikan dengan keperluan , keadaan , dan kondisi baru yang timbul seiring         dengan pertumbuhan masyarakat .
5.   Banyaknya kesulitan yang dihadapi yang memungkinkan manusia berusaha untuk dapat mengatasinya .
            Dan hambatan yang menghambat perubahan sosial pada masyarakat antara lain :
1.      Adanya unsur yang mrmpunyai fungsi tertentu dan sudah diterima masyarakat secara luas . contohnya : sistem kekrabatan dan solidaritas suku bangsa atau etnis tertentu yang mempunyai fungsi tertentu .
2.      Adanya unsur-unsur yang diperoleh melalui sosialisasi sejak kecil . misalnya mayoritas makanan pokok rakyat indonesia adalah Nasi , dan walaupun telah mengenal berbagai jenis makanan yang lebih lezat , masyarakat cenderung lebih mempertahan Nasi sebagai makanan pokoknya.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perubahan mempunyai karakteristik  yang diantaranya adalah :
1.      Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara lambat atau cepat .
2.      Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu diikuti pula oleh perubahan pada lembaga-lembaga sosial lainnya yang merupakan satu mata rantai .
3.      Perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang sepiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan timbal balik yang sangat kuat .
4.      Perubahan yang cepat biasanya mengakibatkan diorganisasi yang bersifat sementara karena berada dalam proses penyesuaian diri .

B . TEORI PERUBAHAN

            Para sosiolog beranggapan , bahwa perubahana sosial adalah kondisi-kondisi sosial primer yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial . Dsn kondisi yang dimaksud antara lain adalah kondisi-kondisi ekonomis , teknologis , geograpis maupun biologis . Kondisi seperti ini menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan pada aspek kehidupan sosial lainnya .  Beberapa teori yang menjelaskan sebab-sebab terjadi perubahan sosial antara lain sebagai berikut :
1.      Teori Evolusi (Herbert Spencer )
Berpijak pada teori evolusi Darwin dan mempengaruhi pemikiran Herbert Spencer . dan tokoh yang berpengaruh dalam teori ini adalah Emile Durkheim dan Ferdinan Tonnies . Durkheim berpendapat bahwa perubahan terjadi karena evolusi mempengarui cara pengorganisasian masyarakat . terutama yang berhubungan dengan kerja . Adapun thomas memandang bahwa masyarakat    berubah dari masyarakat sederhana menuju ke masyarakat yang mempunyai hubungan erat dan kooperatif .menjadi tipe masyarakat besar yang memiliki hubungan yang terspesialisasi dan impersional . Tonnies tidak yakin bahwa perubahan-perubahan tersebut selalu membawa kemajuan . Dan dis melihat adanya fregmentasi sosial (perpecahan dalam masyarakat ) dan gejala tersebut nampak jelas pada masyarakat kota .

Gambar tokoh :
                                                                                            

Teori ini masih belummemuaskan banyak pihak karenaa tidak mampu menjelaskan jawaban terhadap pertanyaan mengapa masyarakat berubah , teori ini hanya menjelaskan proses perubahan terjadi.

2.      Teori Siklus
            Teori ini mempunyai perspektif  yang menarik dalam memandang perubahan sosial karena beranggapan bahwa perubahan sosial tidak dapat dikendalikan oleh siapapun , bahkan dalam setiap masyarakat terdapat siklus yang harus dikutinya , kebangkitan dan kemunduran suatu perbedaan (budaya) tidak dapat dielakkan dan tidak selamanya perubahan sosial membawa kebaikan .
dielakkan dan tidak selamanya perubahan sosial membawa kebaikan .
            Oswald Spengler mengemukakan teorinya bahwa perubahan sosial karena beranggapan bahwa mengemukakan teorinya bahwa perkembangan masyarakat ibarat sebuah organisme atau mahluk hidup , dimana didalam teori ini ada masa kelahiran , masa anak-anak , kedewasaan , dan kematian yang membentuk sebuah siklus . munculnya peradaban juga melalui siklus dimana pada awalnya peradaban manussia masih primitif menjadi tradisional dan akhirnya muncul masyarakat modern .
Gambar tokoh ;
                         
3.      Teori Fungsional
            Teori ini berusaha untuk mencari  penyebab perubahan sosial sampai ketidakpuasan masyarakat akan kondisinya yang secara pribadi melmiliki mereka .
Wiliam F . Ogburn berusaha menjelaskan perubahan sosial dalam kerangka  fungsional. Mernurutnya meskipun unsur-unsur masyarakat saling berhubungan satu sama lain. Beberapa unsurnya bisa berubah dengan sangat cepat . sementara unsur lain tidak. Ketertinggalan tersebut menimbulkan kesenjangan sosial dan budaya (Leg Culture)
            Diantara unsur-unsur yang berubah sangat cepat dan unsur yang berubah secara lambat . kesenjangan ini akan menyebutkan adanya kejutan sosial dan budaya dalam masyarakat yang kemudian disebut dengan Shock Culture.

            Perubahan teknologi biasanya lebih cepat daripada perubahan kebudayaan non material , seperti kepercayaan , norma , nilai-nilai, yang mengatur masyarakat dalam sehari-hari. Oleh karena itu perubahan teknologi seringkali menghasilakn kejutan budaya yang pada gilirannya akan memunculkan pola-pola perilaku yang baru meskipun terjadi konflik dengan nilai-nilai tradisional .
Gambar tokoh ;



4.      Teori Konflik
            Teori ini  merupakan teori yang berasal dari pertentangan kelas antara kelompok tertindas dan kelompok penguasa sehingga akan mengarah pada perubahan. Teori ini berpedoman pada pemikiran Karl Marx yang menyebutkan bahwa konflik kelas sosial merupakan sumber yang paling penting dan berpengaruh dalam semua perubahan sosial. Ralfh Dahendrof berpendapat bahwa semua perubahan sosial merupakan hasil dari konflik kelas masyarakat. Ia yakin bahkan konflik atau pertentangan selalu menjadi bagian dalam masyarakat.
Gambar tokoh ;
Faktor -faktor yang mempengaruhi perubahan adalah ;
a.       Faktor geografis
Lingkungan fisik dapat memengaruhi penduduk untuk mudah atau sulit mengalami perubahan. Adanya bencana alam seperti ;gempa, banjir , temperatur yang terlalu tinggi dan sebagainya hal ini akan mempengaruhi manusia untuk mengubah gaya hidup mereka. Sedikit banyaknya sumber kekayaan alam akan menentukan jeenis kehidupan manusia yang akan dialami oleh kelompok orang tertentu.
Contoh : masyarakat pedesaan yang karena lahan pertanian semakin sempit disebabkan adanya 0pendirian pabrik , yang kemudian ha ini menimbulkan perubahan gaya hidup.

b.      Faktor teknologis
            Adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru akan mengakibatkan perubahan yang secara luas.
Contoh : Penemuan dibidang informasi , komunikasi , transportasi , akan lebih memudahkan dalam berkomunikasi ,menerima berbagai informasi baik dari dalam maupun dari luar sehingga dapat mempengaruhi perubahan yang berdampak positif maupun negatif

c.       Faktor ideologis
            Ideologi dapat dijadikan alat untuk memelihara ,akan tetapi juga akan membantu mempercepat timbulnya perubahan keyakinan dan nilai-nilai tidak memenuhi tuntutan kehidupan dalam masyarakat.
Contoh : munculnya komunisme dan sosialisme di banyak bangasa di dunia hanya dapat berhasil apabila ideologi politik lama tidak mampu lagi memenuhi bebrbagai kebutuhan orang-orang negara tersebut.

d.      Faktor Kepemimpinan
            Adanya  perubahan biasanya dipengaruhi oleh seorang pemimpin kharismatik, karena pemimpin kharismatik mampu menarik pengikutnya dalam jumlah yang besar yang bergabung dalam gerakan .
Contoh : gerakan reformasi indonesia dipengaruhi oleh pemimpin-pemimpin informal yang mengaspirasi bahwa dalam masyarakt bergerak menuntut perubahan sistem politik

e.       Faktor Penduduk
              Faktor kependudukan baik peningkatan maupun penurunan jumlah penduduk merupakan faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap masyarakat.
Contoh : bertambahnya banyak penduduk berdampak pada peningkatan penganguran , tindakan kriminalitas  dan sebagainya .

D.    BENTUK-BENTUK PERUBAHAN
      Perubahan sosial dalam masyarakat dari bentuknya dapat dilihat dari berbagai aspek antara lain :
1.         Bentuk perubahan sosial ditinjau dari arah akibat perubahan
1.1  perubahan sebagai suatu kemajuan (progress)
progress yaitu perubahan yang membawa ke arah kemajuan sehingga bisa menguntungkan dalam kehidupan masyarakat. Masyarakat memperoleh kemudahan-kemudahan melalui perubahan yang terjadi.
Proses perubahan masyarakat dalam arti progress adalah proses pembangunan masyarakat. Tujuan pembangunan msyarakat adalah untuk memperbaiki harkat dan martabat hidup manusia dengan dengan memepergunakan kemajuan ilmu pengetahuan . 
1.2  perubahan sebagai suatu kemunduran (regress)
regress yaitu perubahan yang membawa ke arah kemunduran ,sehingga kurang menguntungkan bagi masyarakat .
contoh : Masuknya budaya konsumerisme akan membawa kemunduran karena pola hidup masyarakat menjadi cenderung boros dan berfoya-foya.
Gambar ;                                                                     

2.            Bentuk perubahan sosial ditinjau dari waktu proses perubahan
2.1  Perubahan yang terjadi secara lambat (evolusi)
           Evolusi merupakan perubahan yang terjadi secara lambat dan melewati jangka waktu yang sangat panjang. Dalam evolusi terdapat rentetan perubahan-perubahan kecil yang saling mengikuti. Perubahan –perubahan tersebut bisa terjadi karena masyarakat menyesuaikan diri dengan kebutuhan , keadaan , kondisi , baru yang timbul seiring dengan pertumbuhan masyarakat. Perubahan yang terjadi secara lambat dalam evolusi dapat dilihat , karena terjadinaya sangat lambat , anggota masyarakat yang bersangkutan tidak menyadari perubahan tersebut. Cara untuk melihat terjadinya suatu evolusi adalah dengan membandingkan keadaan keadaan masa lalu dalam kaeluarga. Perlahan-lahan melaui proses yang panjang peran wanita dan keluarga berubah dari masa ke masa. Menurut Soerjono Soekanto (1982) , macam macam teori evolusi dapat digolangkan dalam kategori sebagai berikut:
a.    Unlinier theories evolution
Menurut teori ini masyarakat dan manusia serta kebudayaanya mengalami perkembangan secara bertahap . mulai dari bentuk sederhana sampai tahap yang sempurna .
b.   Universal theory of evolution
Menurut theori ini perkembangan masyarakat tidak harus melalui tahap-tahap tertentu. Kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi tertentu.
Herbert Spencer mengatatakan bahawa masyarakat merupakan hasil perkembangan dari kelompok masyarakat yang homogen ke kelompok yang heterogen. Baik sifat maupun susunannya.
c.          Multiliniel theories of evolution
Teori ini lebih menekankan pada penelitian-penelitian terhadap tahap-tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat.  
2.2     Perubahan yang terjadi secara cepat (revolusi)
Revolusi adalah perubahan yang berlangsung secara cepat dan menyanglkut dasar-dasar atau sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat. Dalam revolusi perubahan yang terjadi dapat direncanakan terlebih dahulu atau tanpa rencana.
Dlam revolusi bukan hanya sistem pemerintahan , sistem politik, sistem nilai , dan lain lain yang harus dirombak dan diganti , tetapi juga haluan politik dan pemimpin memegang posisi lain dalam masyarakat itu ikut diganti.
                                                         
3.            Bentuk perubahan sosial di tinjau dari dampaknya
3.1  Perubahan yang dampaknya kecil
Adanya perubahan yang terjadi dalam masyarakat , mnamun tidak semua perubahan membawa dampak yang luas.
Perubahan yang kecil pengaruhnya adalah perubahan yang tidak membawa perubahan berart bagi masyarakat secara keseluruhan dan masyarakat tidak merasakan dampak perubahan tersebut karena tidak melibatkan perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan. Misalnya mode rambut dan sebagainya.
(Gambar) ;
                
3.2  Perubahan yang pengaruhnya besar
Diantara perubahan sosial yang terjadi , beberapa diantaranya memiliki dampak yang snagat besar meliputi wilayah yang luas. Perubahan-perubahan itu besar pengaruhnya karena mengubah lembaga-lembaga kemasyarakatan.karena lembaga kemasyarakatan berubah, maka dampaknya sangat nyata dalam masyarakat. Misalnya perubahan dari masyarakat agraris ke masyarakat industri mengubah pola hubungan kerja , sistem hak milik tanah , hubungan kekeluargaan , sistem stratifikasi masyarakat dan sebagainya.

Gambar  ;
                


4.      Bentuk perubahan sosial ditinjau dari program perencanaan masyarakat
4.1  perubahan yang dikehendaki ,perubahan semacam ini merupakan perubahan yang telah diperkirakan atau telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan. Pihak-pihak yang menngusahakan perubahan ini dinamakan pelaku perubahan (agent of change). Para pelaku perubahan tersebut mendapat kepercayaan masyarakat pemimpin untuk mengubah lembaga-lembaga kemasyarakatan.
Contoh : Undang-undang Anti Korupsi untuk menghilangkan budaya korupsi di indonesia, dan Program keluarga berencana (KB) yang ebrtujuan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

4.2  Perubahan yang tidak dikehendaki (unintended change)
Perubahan sosial yang tidak dikehendaki atau tidak direncanakan adalah perubahan yangdiluar jangkauan atau pengawasan manusia. Dan perubahan ini bisa membawa dampak sosial yang tidak diharapkan oleh manusia. Misal adanya bencana alam.



















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar